Rabu, 16 Agustus 2017

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.
Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System).
Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.
Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik di tahun 1969.
Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan di tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.
Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

 Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET.Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer.Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”.Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.[5] Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.
Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) di tahun 1979.Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.
Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini.Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia.Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat.
tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan.Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer di tahun 1992.Dan di tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).
Dan di tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. 

Sejarah Komputer

1. Generasi Pertama
Komputer elektronik generasi pertama yang pertama kali diciptakan adalah Electronic Numerical Integrator And Computer (ENIAC) pada 15 Februari 1946. ENIAC dirancang oleh dua orang profesor Universitas Pennsylvania yakni John Presper Eckert dan John W.Mauchly dan tercipta atas kerja sama yang dilakukan pihak pemerintah Amerika Serikat  dengan Universitas Pennsylvania. ENIAC ini sendiri merupakan komputer yang sangat besar yang terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, 5 juta titik solder,memiliki berat 27 ton dan menghabiskan daya sebesar 160 kW. Luar biasa bukan ?
     Kemudian pada pertengahan tahun 1940-an, seorang pakar matematik bernama John Von Neumann bergabung dengan tim Universitas Pennsylvania untuk membangun konsep desain komputer yang masih bisa dipakai untuk 40 tahun kedepan. John Von Neumann berhasil mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) dengan terobosan utamanya yakni sebuah memori yang digunakan untuk menampung baik program maupun data. Dengan adanya memori ini memungkinkan komputer untuk berhenti sesaat dan melanjutkan pekerjaannya kembali tanpa kehilangan data ataupun program tertentu.
     Selanjutnya pada tahun 1951, terciptalah komputer komersial pertama yang dibuat oleh Remington Rand dengan memanfaatkan model arsitektur hasil karya John Von Neumann. Komputer ini dikenal dengan nama Universal Automatic Computer I (UNIVAC I).

2. Generasi Kedua

     Ditemukannya transistor pada tahun 1948 membawa perubahan di berbagai alat elektronik seperti televisi, radio dan komputer. Transistor menggantikan tabung vakum yang sebelumnya digunakan pada alat-alat elektronik tersebut. Dengan digantinya tabung vakum menjadi transistor membuat ukuran alat elektronik terutama komputer menjadi lebih kecil . Transistor mulai digunakan di komputer pada tahun 1956. Selain munculnya transistor, komputer generasi kedua ditandai dengan penemuan lain yang mengembangkan memori inti-magnetik , penemuan ini juga yang membuat komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat dan lebih bisa diandalkan dibanding komputer generasi pertama serta lebih hemat energi karena tidak membutuhkan daya sebesar komputer pada generasi pertama.
     Komputer awal pada generasi kedua ini adalah superkomputer dari IBM yang bernama Stretch dan superkomputer dari Sprey-Rand yang bernama LARC. Kedua merk komputer ini dikembangkan untuk laboratorium energi atom.Namun komputer-komputer tidak terlalu populer karena harganya yang terlalu mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis.
     Pada awal tahun 1960-an, IBM kembali mengeluarkan komputer dari generasi kedua yang diberikan nama IBM 1401. 1405 inilah yang mulai diterima secara luas dikalangan industri dan pada tahun 1965 hampir seluruh bisnis-bisnis besar sudah menggunakan komputer dari generasi kedua ini untuk memproses informasi keuangan. Pada generasi kedua ini sudah mulai muncul dua bahasa pemograman yaitu Common Business Oriented Language (COBOL) dan juga Formula Translator (FORTRAN).

3. Generasi Ketiga

      Komputer generasi ketiga ditandai dengan munculnya IC (Integrated Circuit) yang menggantikan peran transistor. Dasar diciptakannya IC adalah karena transistor menghasilkan panas yang sangat besar dan hal itu dapat merusak bagian-bagian internal komputer. IC dikembangkan oleh seorang insinyur di Texas Instrument yang bernama Jack Kilby. Pada awal ditemukan atau diciptakan, IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik kedalam satu piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. 
     Kemudian para ilmuwan berhasil mengembangkan sehingga IC dapat mengkombinasikan lebih banyak komponen-komponen elektronik di dalamnya. Hal ini lah yang membuat ukuran komputer menjadi lebih kecil lagi karena komponen-komponen komputer dipadatkan kedalam IC. Di generasi ketiga ini pula mulai ditemukan Operating System (OS) yang membuat komputer bisa melalukan beberapa tugas berbeda dalam waktu bersamaan atau dikenal dengan sebutan multi-tasking. Contoh komputer yang muncul di generasi ketiga ini diantaranya adalah IBM/30, UNIVAC 9000, UNIVAC 1108, GE 600.

4. Generasi Keempat

      Setelah ditemukannya IC pada generasi komputer ketiga,  inovasi selanjutnya yang ditemukan di generasi keempat adalah Large Scale Integration (LSI) . LSI itu sendiri merupakan gabungan atau penyatuan beribu-ribu IC pada suatu kepingan yang biasa disebut juga dengan sebutan CHIP. Adapun conth-contoh komputer yang lahir pada generasi keempat yaitu IBM 370, Apple I, Aplle II, dan juga Vizicalc Altair. Komputer-komputer tersebut sudah menggunakan processor 8080 yang dikenalkan oleh perusahaan Intel pada tahun 1974. 
     Dengan pemadatan IC kedalam suatu CHIP, yang IC itu sendiri merupakan gabungan dari komponen-komponen elektronik, semakin memperkecil ukuran dari satu komputer yang ada di generasi keempat. Perkembangan komputer yang sedemikian rupa ini, membuat semakin banyak orang yang mulai menggunakan komputer. Tidak hanya untuk urusan bisnis, di generasi keempat ini komputer sudah mulai digunakan masyarakat umum untuk berbagai urusan seperti pendidikan dan lain sebagainya.Dan di generasi keempat ini pula mulai muncul lah produsen-produsen komputer yang menawarkan komputer ke masyarakat luas. Komputer-komputer yang kita pakai saat ini merupakan komputer generasi keempat dengan segala perkembangan-perkembangannya baik dalam segi fisik, fungsi serta efisiensi dibanding komputer-komputer pada awal generasi keempat.

5. Generasi Kelima
      Saat ini, generasi komputer kelima masih dalam tahap perancangan atau dengan kata lain generasi komputer kelima ini adalah proyeksi komputer di masa depan. Jepang adalah negara yang terkenal paling 'ngotot' untuk menciptakan komputer generasi kelima ini. Ada satu lembaga khusu bernama ICOT (Institute For New Computer Technology) yang dibentuk untuk mewujudkan komputer generasi kelima ini. Untuk generasi kelima ini, komputer kedepannya diharapkan mampu untuk melakukan interaksi dengan manusia, interaksi yang dimaksud di sini adalah berkomunikasi dengan manusia dan mampu menerima masukan visual dari manusia. Mungkin gambaran dari komputer generasi kelima dapat kita lihat di film Ironman atau film-film fiksi lainnya yang menggambarkan komputer-komputer yang super canggih.


Sejarah Perkembangan TIK

1. MASA PRASEJARAH 
   Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan. Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
Piktografi
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk daripiktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.

Hieroglif
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.

Serat Papyrus
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.


Kertas
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.

2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbagemenggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.


c. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.


d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.

ARPANET
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.